Skip to content
Home » Blog » Seribu Satu Kisah Bersama Bani – Perpanjangan SIM

Seribu Satu Kisah Bersama Bani – Perpanjangan SIM

Kala itu setahun yang lalu, tepatnya 5 Juni 2020 baru kusadari bahwa SIM saya sudah kadaluwarsa. Ajaib!!! Setahun lebih tidak ada kejadian yang membuatku ditilang pak Polisi. Mungkin ini kerja malaikat pelindungku yang entah bagaimana caranya, tapi bisa membuat diriku tidak melanggar aturan lalu lintas. Atau jangan-jangan pak Polisi tidak tertarik untuk mengejarku atau memberhentikan saya, karena tumpangannya ngga menarik… Ahh pokoknya beruntung aja.

Namun demikian, nurani terusik juga. Sehingga jadilah kejadian di bawah ini.

“Pak Bani, ayok antar saya ke Samsat Daan Mogot, mau urus SIM”, kataku kepada pak Bani. Sahabat FB kenal donk pada pak Bani, apalagi yang di Lions.. Ini respon pak Bani “Ngapain bu ke Samsat? Jauh bu. Kita ke Polres Jaksel saja.. saya punya kenalan KomBes di sana. Beres bu”..

“Sok tau nih Pak Bani… mana bisa. Menurut Google, telat sehari pun tidak bisa perpanjang. Musti bikin baru!! Ini mah telat setahun!! Bah bah bah… nih ngga percaya, saya bacain nih kata google”, khekhi deh. Dengan sedikit kesal, saya bacain itu yang ada di Google.

Alih-alih ikut kata, ini jawaban Pak Bani, “Yah ibu.. ini kenalan saya bu.. pasti bisa”. “Edan, malu saya, urusan SIM, urusan receh-receh begini. Mana mau sih KomBes nya”… sambil gregetan saya jawab balik.

Pak Bani bukan pak Bani namanya kalau tidak percaya diri. Sambil jalan dia bilang “Ini teman baik saya bu.. tenang bu”. Ahhh.. ya wis lah.

Sampai ini di Polres, dicegat donk sama pak Polisi yang jaga gerbang.. Wuihhh galak lo. Dengan suara keras Bani ditanya, “Mau ketemu siapa, urusan apa?”. Bani jawab begini “mau ada urusan pak. Dengan Kombes Ratna”.. wuihhh canggih juga Bani, dalam hati saya berkata.

Hebat juga dia, ngga ngomong terus terang mau urusan SIM… Ohh KomBes beliau itu perempuan to.. Demikianlah percapakan saya dan hati saya. Kemudian pak Polisi berkata, “Tidak boleh masuk mobil, cari parkir di luar”. “Baik Pak”, begitu jawab pak Bani.

Lalu, cari-cari parkirlah. Berhenti di jalan samping Polres. Bani sibuk buka HP nya.. “Tunggu ya bu, saya cari dulu no telp teman saya”.

“Wuih

hebat nih pak Bani, temannya KomBes, bu Ratna. Keren juga Pak Bani ini”, puji saya.

“Bentar bu.. saya cari dulu, nanti saya WA Kombesnya”… Lama.. lama.. kok masih aja cari-cari dia di HP nya. “Pak, benernya bapak ini punya teman KomBes apa ngga sih?” mulai deh judes saya keluar. “Ada bu.. tapi saya lupa namanya.. Kalau ketemu orangnya saya tau, saya ingat wajahnya”…. Grrrrrrr grrrrrrrrrr grrrrrrrr… “Apa? Ayok cepat ke Daan Mogot!!!!!!”

Gilak… dikit lagi saya pun ikut gila karena esmosi… Pak Bani ini benernya kenal apa halusinasi. Ternyata tadi nama Ratna pun asal sebut.

#bani

Tags:

1 thought on “Seribu Satu Kisah Bersama Bani – Perpanjangan SIM”

  1. Hello..

    Saya kenal Bani gara-gara naik Uber. Kala itu pak Bani yang menjadi pawang ubernya (alias drivernya). Ngobrol-ngobrol, dia tinggal di dekat kantor. Alhasil ketika kantor membutuhkan driver, pak Bani saya kontak dan dia bersedia berkantor di kantor saya. Inilah salah satu kisah bersama Pak Bani

    Salam hangat
    Evi Pohan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial